Hubungan Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Tinggi Lemak Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Di Wilayah Kabupaten Serang
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi termasuk salah satu gangguan kesehatan tidak menular yang terus mengalami peningkatan prevalensi dan memiliki keterkaitan dengan munculnya berbagai penyakit pada sistem kardiovaskular. Pola makan dengan asupan lemak yang tinggi merupakan salah satu kebiasaan yang dapat berkaitan dengan meningkatnya kejadian hipertensi. Atas dasar kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kejadian hipertensi pada kelompok dewasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dengan kejadian hipertensi pada masyarakat dewasa di RW 05 Desa Jawilan, Kabupaten Serang. Metode: Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sebanyak 110 individu dilibatkan sebagai responden dan seluruhnya ditetapkan sebagai sampel melalui metode total sampling. Perolehan data dilakukan melalui kuesioner serta pemeriksaan tekanan darah, kemudian keterkaitan antarvariabel ditentukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Pengelompokan berdasarkan kebiasaan konsumsi makanan tinggi lemak memperlihatkan jumlah yang berimbang, dengan masing-masing 55 responden (50,0%) termasuk kategori baik dan buruk. Sementara itu, berdasarkan tingkat hipertensi, kelompok dengan kategori berat merupakan jumlah terbanyak, yaitu 62 responden (56,4%). Pengujian dengan Chi-Square memperoleh nilai p < 0,001, sehingga terdapat keterkaitan yang signifikan antara kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kejadian hipertensi. Kesimpulan: Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak berkaitan secara signifikan dengan kejadian hipertensi pada kelompok dewasa di RW 05 Desa Jawilan, Kabupaten Serang.
Background: Hypertension is a non-communicable disease with an increasing prevalence and is one of the leading causes of cardiovascular disease. One of the factors contributing to hypertension is the habit of consuming high-fat foods. Therefore, this study was conducted to determine the relationship between high-fat food consumption habits and the incidence of hypertension among adults. Objective: To determine the relationship between high-fat food consumption habits and the incidence of hypertension among adults in RW 05, Jawilan Village, Serang Regency. Methods: This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The sample consisted of 110 respondents selected using the total sampling technique. Data were analyzed using the Chi-Square test. Results: A total of 55 respondents (50.0%) had good high-fat food consumption habits, while 55 respondents (50.0%) had poor high-fat food consumption habits. The majority of respondents had severe hypertension, accounting for 62 respondents (56.4%). The Chi-Square test showed a significant relationship between high-fat food consumption habits and the incidence of hypertension (p-value = 0.000). Conclusion: There is a significant relationship between high-fat food consumption habits and the incidence of hypertension among adults in RW 05, Jawilan Village, Serang Regency.
Keywords
Monthly Statistics (Last 12 Months)
References
-
Cayadewi, N. M., Meilianingsih, L., Rumijati, T., & Susanti, S. (2024b). Hubungan Aktivitas Fisik dengan Hipertensi pada Dewasa Umur 26-45 tahun. Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale, 4(2), 22–28. https://doi.org/10.34011/jkifn.v4i2.2629
-
Afifah Aulia Zayrin, Hayatun Nupus, Khalista Khansa Maizia, Siska Marsela, Rully Hidayatullah, & Harmonedi, H. (2025). Analisis instrumen penelitian pendidikan (uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian). Jurnal QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 780–789. https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.1070
-
Aisah, A., & Putri, S. K. (2025). Edukasi upaya pencegahan hipertensi melalui pola makan seimbang. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 7(2), 221–225. https://doi.org/10.36565/jak.v7i2.760
-
Anggraini, M. Y., Kusumastuti, I., & Novita, A. (2024). Determinan minat pasangan usia subur (PUS) dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(3), 225–239. https://doi.org/10.33221/jikm.v13i03.2641
-
Azizah Syah Putri, & Izza Suraya. (2024). Hubungan aktivitas fisik, konsumsi rokok, konsumsi lemak dan literasi kesehatan dengan derajat hipertensi. Jurnal Sains dan Kesehatan, 3(2), 44–49. https://doi.org/10.57151/jsika.v3i2.306
-
Nurazizah, A., & Siswani, S. (2025). Hubungan tingkat pengetahuan, aktivitas fisik, dan jenis makanan yang dikonsumsi terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Ciracas tahun 2024. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 15(2).
-
Fandinata, S. S., & Putra, D. A. (2021). Terapi dan pola hidup sehat pasien hipertensi untuk menuju gerakan masyarakat hidup sehat. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), 2(1), 1. https://doi.org/10.30587/ijcdh.v2i02.3066
-
Istiqomah, N., & Musniati, N. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada usia produktif di wilayah kerja Puskesmas Jatinegara. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 5(2), 155–163. https://doi.org/10.64931/jks.v5i2.144
-
Lestari, I. D., Nurman, M., & Afrinis, N. (2023). Hubungan asupan kafein, lemak dan natrium dengan kejadian hipertensi pada dewasa usia 35–44 tahun di Desa Palung Raya wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023.
-
Lestari, M. A., Wiardani, K., & Juniarsana, W. (2024). Hubungan asupan lemak jenuh dan status obesitas terhadap derajat hipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas I Denpasar Timur. Journal of Nutrition Science, 13(2).
-
Saidana, I., Mardotilla, U., Nizar, M., Hamidi, S., Rizqi, E. R., & Pahlawan, T. (2023). Konsumsi makanan lemak jenuh dan minum kopi dengan kejadian hipertensi pada dewasa di Desa Palung Raya wilayah kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023.
-
Sari, E. I., Utami, K. D., & Resky, S. (2022). Hubungan tingkat konsumsi lemak dan rasio lingkar pinggang panggul dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Rapak Mahang Tenggarong. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 447–458. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1231
-
Sari, N. N. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap dalam upaya pencegahan komplikasi hipertensi pada lansia. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 3(2). https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jkj
-
Wati, H. H., Sutjiati, E., & Adelina, R. (2023). Hubungan asupan natrium, karbohidrat, protein, dan lemak dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Nutriture Journal, 2(2), 114. https://doi.org/10.31290/nj.v2i2.3956
-
World Health Organization. (2024). Global report on hypertension: The race against a silent killer. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081062
-
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id
-
Universitas Muhammadiyah Semarang. (2023). Hubungan konsumsi lemak dengan kejadian hipertensi pada dewasa. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi/article/view/10083
-
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
-
Kusumawati, S. Y. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kesehatan. Jurnal Metodologi Penelitian.
-
Nur, A., Rahmawati, D., & Sari, M. (2023). Metodologi penelitian kesehatan. Salemba Medika.
-
Fatmawati, E. (2020). Hubungan kebiasaan konsumsi makanan tinggi lemak dengan kejadian hipertensi pada dewasa [Skripsi].
-
Anggreni, D. (2022). Metodologi penelitian kesehatan. Salemba Medika.
-
Jurnal Penelitian Inovatif. (2025). Hubungan beban kerja dengan risiko kesehatan pekerja. Jurnal Penelitian Inovatif. https://www.jurnal-id.com
-
Jurnal Kesehatan Kerja. (2023). Hubungan stres kerja dengan hipertensi. Jurnal Kesehatan Kerja. https://journal.universitaspahlawan.ac.id