Analisis Strategi Pengembangan Pasar Untuk Meningkatkan Kunjungan Wisata Religi Patung Yesus Buntu Burake Di Tana Toraja
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pasar yang diterapkan dalam mengatasi stagnasi kunjungan wisatawan (di bawah 50.000 pengunjung per tahun) akibat kejenuhan pasar pada objek wisata religi Patung Yesus Buntu Burake di Tana Toraja. Industri pariwisata religi di Indonesia memiliki potensi besar, namun banyak destinasi menghadapi tantangan dalam mempertahankan dan meningkatkan jumlah kunjungan akibat persaingan yang semakin ketat dan perubahan perilaku konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola objek wisata (Dinas Pariwisata) dan wisatawan yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan pasar saat ini masih berada pada fase transisi dan belum berjalan secara optimal. Promosi destinasi masih sangat didominasi oleh konten organik (word-of-mouth digital) yang diunggah secara sukarela oleh pengunjung melalui media sosial visual seperti TikTok dan Instagram, sedangkan iklan resmi berbayar dan kemitraan strategis dengan biro perjalanan berskala besar masih sangat minim. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara daya tarik utama objek wisata yang dinilai sangat memuaskan dengan kualitas infrastruktur layanan pendukung yang masih memerlukan standardisasi, meliputi aksesibilitas jalan, kebersihan toilet, keterbatasan tempat sampah, serta minimnya fasilitas ramah muslim (muslim-friendly) khususnya kepastian kuliner halal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan pasar memerlukan peralihan pendekatan dari promosi pasif menjadi pemasaran digital berbayar yang terstruktur, perluasan segmen pasar geografis dan demografis, serta peningkatan kualitas fasilitas operasional demi menciptakan kepuasan pengunjung yang berkelanjutan.
This study aims to analyze the market development strategy implemented to overcome the stagnation of tourist visits (under 50,000 visitors per year) caused by market saturation at the religious tourism object of the Jesus Statue Buntu Burake in Tana Toraja. The religious tourism industry in Indonesia has great potential, yet many destinations face challenges in maintaining and increasing visitor numbers due to increasingly intense competition and changing consumer behavior. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques through in-depth interviews, direct observation, and documentation. Research informants consisted of tourism site managers (Tourism Office) and tourists selected purposively. Data analysis used the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the current market development strategy is still in a transitional phase and has not operated optimally. Destination promotion is still heavily dominated by organic content (digital word-of-mouth) voluntarily uploaded by visitors on visual social media platforms such as TikTok and Instagram, while official paid advertisements and strategic partnerships with large-scale travel agencies remain highly limited. Furthermore, the study identifies a gap between the core attraction, which is rated highly satisfying, and the quality of supporting service infrastructure that still requires standardization, including road accessibility, toilet cleanliness, availability of trash bins, and the lack of Muslim-friendly facilities, particularly the certainty of halal culinary options. This study concludes that the market development strategy requires shifting from a passive promotion approach to a structured paid digital marketing campaign, expanding geographical and demographic market segments, and upgrading operational facilities to create sustainable visitor satisfaction.
-
Albab, F., Rahmawati, S., & Lestari, D. (2024). Pengembangan pasar pariwisata dan kontribusinya terhadap peningkatan PAD daerah. Jurnal Pariwisata Indonesia, 12(1), 22-34.
-
Andriani, M., & Yusuf, A. (2020). Analisis strategi promosi wisata berbasis komunitas lokal. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 5(1), 66-79.
-
Budhiartini, D. (2023). Strategi pengembangan pasar dalam meningkatkan market share pada PT. Kencana Medan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 14(2), 78-92.
-
David, F. R. (2006). Strategic management: Concepts and cases (10th ed.). New Jersey: Pearson Education.
-
Fajrina, A. A. (2024). Strategi pengembangan pasar, inovasi produk dan keunggulan kompetitif dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Jurnal Administrasi Bisnis, 15(2), 90-101. DOI: https://doi.org/10.38035/jsmd.v2i1.99
-
Fathurrochman, I., Hakim, L., & Setiawan, M. (2021). Strategi pemasaran dan implementasinya pada pasar modern di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 19(3), 221-234.
-
Hakim, R., & Putra, A. (2024). Evaluasi strategi pengembangan pasar destinasi wisata pascapandemi. Jurnal Manajemen Pariwisata, 9(1), 13-27.
-
Hitt, M. A., Ireland, R. D., & Hoskisson, R. E. (2020). Strategic management: Competitiveness and globalization (13th ed.). Boston: Cengage Learning.
-
Imronah. (2021). Pasar dan mekanisme interaksi ekonomi. Pustaka Ekonomi.
-
Joseph, E., & Kartika, R. (2023). Pengembangan destinasi wisata sebagai pendorong ekonomi lokal. Jurnal Pariwisata Terapan, 9(3), 112-124.
-
Karini, N., & Tuffahati, M. (2023). Pengaruh daya tarik wisata terhadap peningkatan jumlah kunjungan. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(2), 44-57.
-
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.
-
Kurniawan, P. (2020). Strategi pengembangan pasar untuk meningkatkan volume penjualan pada UMKM. Jurnal Manajemen Bisnis, 8(1), 54-67. DOI: https://doi.org/10.21043/bisnis.v8i2.8640
-
Lestari, R., & Gunawan, F. (2023). Penerapan bauran pemasaran dalam pengembangan destinasi wisata religi. Jurnal Pemasaran Pariwisata, 11(2), 101-115.
-
Malarangan, M., Salim, U., & Haekal, A. (2020). Analisis kekuatan dan kelemahan perusahaan dalam strategi marketing. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 5(2), 34-48. DOI: https://doi.org/10.24239/jiebi.v2i2.33.75-88
-
Nurlina, L., et al. (2021). Kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah. Jurnal Pembangunan Daerah, 11(2), 64-78. DOI: https://doi.org/10.33772/jpep.v6i2.19036
-
Pangau, A. P. S., Massie, J. D. D., & Lintong, D. C. A. (2022). Strategi pengembangan pasar tradisional untuk peningkatan kepuasan pedagang dan pengunjung. Jurnal Pembangunan Ekonomi Daerah, 6(1), 76-89. DOI: https://doi.org/10.35794/emba.v10i3.43074
-
Prihadi, D. J., Salampessy, M., Wijaya, V., Kusumawidjaya, E., & Widyawati, C. (2025). Analisis strategi pengembangan pasar dalam industri pariwisata. Jurnal Pariwisata dan Bisnis, 4(1), 12-30.
-
Restiani, W., & Wildan. (2023). Logika pemasaran dalam penyusunan strategi bisnis. Jurnal Manajemen Pemasaran, 14(4), 201-214.
-
Sari, P. D., & Ramadhani, T. (2022). Dampak media sosial terhadap pengambilan keputusan wisatawan. Jurnal Ilmu Komunikasi Digital, 4(1), 35-48.
-
Saskara, I. G., Adnyana, I. M., & Wulandari, I. A. (2022). Pengaruh pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 30(2), 88-99. DOI: https://doi.org/10.52300/jepp.v2i2.7464
-
Soemanto, R. B. (2017). Pengembangan obyek dan daya tarik wisata. Jakarta: PT Gramedia.
-
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
-
Sylvia, S., & Hayati, R. (2023). Implementasi strategi pemasaran dalam peningkatan penjualan jasa. Jurnal Manajemen Modern, 5(1), 55-67.
-
Wahyudi, T. (2019). Strategi pengembangan pasar dan analisis lingkungan bisnis. Pustaka Bisnis.
-
Widyaningrum, S., & Mahardika, A. (2021). Strategi digital marketing dalam meningkatkan minat wisatawan. Jurnal Komunikasi Pariwisata, 3(2), 77-89.
-
Yulianti, E. (2019). Pengaruh strategi pemasaran terhadap perkembangan usaha kecil. Jurnal Manajemen, 8(1), 45-58. DOI: https://doi.org/10.30871/jaemb.v8i1.1707
