Pengaruh Permainan Pipe Block Terhadap Motorik Halus Siswa Autis Di Islamic Kids House Buah Hati Kita Jember
Autisme merupakan kondisi perkembangan saraf yang dapat berpengaruh pada berbagai ranah perkembangan anak, termasuk komunikasi, interaksi sosial, perhatian, dan keterampilan motorik. Salah satu kemampuan yang dapat mengalami hambatan adalah motorik halus, yaitu kemampuan menggunakan otot-otot kecil secara terkoordinasi untuk melakukan aktivitas yang memerlukan ketepatan gerak. Hambatan tersebut dapat memengaruhi keterlibatan anak dalam kegiatan belajar maupun aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kemampuan motorik halus seorang siswa autis di Islamic Kids House Buah Hati Kita Jember setelah memperoleh stimulasi melalui permainan pipe block. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dan desain A-B. Subjek penelitian merupakan siswa autis TK A berinisial NA yang menunjukkan hambatan pada keterampilan motorik halus. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes perbuatan, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan grafik serta analisis dalam kondisi dan antar kondisi. Persentase kemampuan pada fase baseline berturut-turut adalah 40%, 45%, dan 55%. Pada fase intervensi, persentase meningkat menjadi 65%, 75%, 80%, 80%, dan 85%. Analisis antar kondisi memperlihatkan perubahan level sebesar 10% dengan persentase overlap 0%. Pola tersebut menunjukkan adanya peningkatan performa setelah intervensi diberikan. Dengan demikian, pipe block berpotensi menjadi media pembelajaran konkret yang dapat digunakan untuk memberikan latihan motorik halus pada siswa autis.
Autism is a neurodevelopmental condition that can affect various domains of a child's development, including communication, social interaction, attention, and motor skills. One of the abilities that may be impaired is fine motor skills, which refer to the coordinated use of small muscles to perform activities requiring precise movements. These difficulties can affect children's participation in learning activities and daily life tasks. This study aimed to analyze changes in the fine motor skills of an autistic student at Islamic Kids House Buah Hati Kita Jember after receiving stimulation through pipe block play activities. The study employed a quantitative approach using the Single Subject Research (SSR) method with an A-B design. The research subject was an autistic kindergarten student (TK A), identified by the initials NA, who demonstrated difficulties in fine motor skills. Data were collected through observation and performance tests, then analyzed descriptively using graphical analysis, within-condition analysis, and between-condition analysis. The percentages of performance during the baseline phase were 40%, 45%, and 55%, respectively. During the intervention phase, the percentages increased to 65%, 75%, 80%, 80%, and 85%. Between-condition analysis showed a level change of 10% with an overlap percentage of 0%. This pattern indicates an improvement in performance following the intervention. Therefore, pipe blocks have the potential to serve as a concrete instructional medium for providing fine motor skill training to autistic students.
-
Affrida, E. N. (2019). Mengembangkan Kreativitas Anak dengan Alat Permainan Edukatif Blocks Pipe. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 38-43. https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol1.no02.a2092 DOI: https://doi.org/10.36456/incrementapedia.vol1.no02.a2092
-
Amazia, A. F. (2024). Penerapan dukungan visual dalam pembelajaran anak dengan spektrum autis di sekolah dasar inklusi Surabaya. Jurnal Pendidikan Khusus, 19(2) DOI: https://doi.org/10.38048/jpicb.v2i1.3236
-
Amri, I. J., (2017). Mengembangkan Motorik Anak Usia Dini Melalui Permainan Edukatif. JURNAL KONFIKS, 4(2), 128-139. https://doi.org/10.26618/konfiks.v4i2.2116
-
Arrasyid, I. C. (2021). Penerapan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar. In Renjana Pendidikan: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar, (Vol. 2, No. 1, pp. 1568-1578).
-
Astarini, D. D. (2020). Peran aktif orangtua dan guru sekolah inklusi dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak penderita autisme. Psikodidaktika: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 5(1), 93-105. https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v5i1.1158 DOI: https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v5i1.1158
-
Cahyaningsih, S. L. (2023). Meningkatkan kemandirian pada anak usia dini ditinjau dari keterampilan motorik halus (Studi literasi). Sultan Idris Journal of Psychology and Education, 3(1), 15–25. https://doi.org/10.21093/sijope.v3i1.5784 DOI: https://doi.org/10.21093/sijope.v3i1.5784
-
Chen, C. Y., Lo, W. D., & Heathcock, J. C. (2013). Neonatal stroke causes poor midline motor behaviors and poor fine and gross motor skills during early infancy. Research in Developmental Disabilitie, 34(3), 1011-1017. https://doi.org/10.1016/j.ridd.2012.11.028 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ridd.2012.11.028
-
Damayanti, PD, Muslihin, HY, & Rahman, T. (2022). Efektivitas alat permainan edukatif (APE) terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. As-Sabiqun, 4(2), 443-455. https://doi.org/10.36088/assabiqun.v4i2.1780 DOI: https://doi.org/10.36088/assabiqun.v4i2.1780
-
Dwiredy, M., & Qalbi, Z. (2021). Pengaruh permainan teka-teki gambar terhadap perkembangan kognitif anak. Research in Early Childhood Education and Parenting, 2(1). https://doi.org/10.17509/recep.v2i1.31070 DOI: https://doi.org/10.17509/recep.v2i1.31070
-
Faujiah, YN, Nurbayanti, L., Dwiyanti, VP, & Fauziah, AZ (2025). Analisis Kemampuan Motorik Anak Autisme di Sekolah Luar Biasa. Jurnal Basicedu, 9(1), 278–287. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i1.9319
-
Ginting, M. B. (2018). Membangun pengetahuan anak usia dini melalui permainan konstruktif berdasarkan perspektif teori Piaget. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 159-171. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v1i2.190 DOI: https://doi.org/10.31326/jcpaud.v1i02.190
-
Ginting, M. U. B., Girsang, B. H., Manik, E. W. N. L., Sitepu, G. K., Siboro, R. K. B., & Purba, N. (2026). Media pembelajaran untuk anak autis atau disabilitas. Jurnal Evaluasi Pendidikan (JEP), 8(1), 35–45.
-
Halisah, F. N., & Muthohar, S. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 839-849. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.797 DOI: https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.797
-
Hanifah, H., Salsabillah, L., Fitri, A. T., Febriani, R. M., & Hidayatullah, R. (2025). Landasan teori, penelitian relevan, kerangka berpikir dan hipotesis penelitian pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 391-404. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.989 DOI: https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.989
-
Hasanah, N., & Putri, T. H. (2023). Implementasi metode merobekkan kertas untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak autis. Journal of Special Education Lectura, 1(1), 9–13. https://doi.org/10.31849/jselectura.v1i01.14242
-
Hasnita, E., & Hidayati, T. R. (2015). Terapi Okupasi Perkembangan Motorik Halus Anak Autisme. Jurnal IPTEKS Terapan, 9(1), 1–6. https://doi.org/10.22216/jit.2015.v9i1.25 DOI: https://doi.org/10.22216/jit.2015.v9i1.25
-
Hayati, S. N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan permainan anak usia dini. Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(1), 52-64. https://doi.org/10.25299/jge.2021.vol4(1).6985 DOI: https://doi.org/10.25299/jge.2021.vol4(1).6985
-
Itryah, I., & Kholifah, R. N. (2023). Keefektifan Permainan Playdough terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Autis di Yayasan Autis Harapan Mandiri. Bantenese Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 462–469. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i2.7288 DOI: https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i2.7288
-
Kamil, N., Wahyuni, S., Zahrah, F., & Azzam, D. A. (2026). Aktivitas Fisik dan Permainan Konstruktif dalam Pengembangan Regulasi Diri dan Pemecahan Masalah Anak Usia Dini. BOCAH: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 5(1), 35–46. https://doi.org/10.21093/bocah.v5i1.11993 DOI: https://doi.org/10.21093/bocah.v5i1.11993
-
Lunau, V., & Beny, A. O. N. (2024). Implementasi Finger Painting Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Autis. Jurnal Pendidikan Khusus, 19(3).
-
Mahdalena, R., Shodiq, M. S., & Dewantoro, D. A. (2020). Melatih motorik halus anak autis melalui terapi okupasi. Jurnal Ortopedagogia, 6(1), 1-6. http://dx.doi.org/10.17977/um031v6i12020p1-6 DOI: https://doi.org/10.17977/um031v6i12020p1-6
-
Maryani, R., Supriyadi, & Rahayu, W. (2024). Pengaruh permainan balok dan permainan lego terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini di RA Darul Huda. BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, 5(1), 155–163. https://doi.org/10.37373/bemas.v5i1.1337 DOI: https://doi.org/10.37373/bemas.v5i1.1337
-
Masita, E. D., & Maimunah, S. (2021). Fine Motor Developmental Delay and Associated Factors among Children Aged 3-5 Years in Surabaya. Gaster, 19(1), 43-53. https://doi.org/10.30787/gaster.v19i1.478 DOI: https://doi.org/10.30787/gaster.v19i1.478
-
Megaswarie, R. N., & Adi, P. N. (2026). Motor Stimulation Training Through Family-Based Early Intervention to Enhance Early Childhood Development. Medivara Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(01), 48-60.
-
Mufida, F., Dewi, A., & Panjaitan, N. P. (2024). Permainan Plastisin Terhadap Motorik Halus Siswa Autis. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 6(4), 451-458. https://doi.org/10.61227/arji.v6i4.241
-
Najib, S. (2023). Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Dengan Permainan Edukatif: Early Childhood Cognitive Development with Educational Games. Journal Fascho: Jurnal Penelitian Dan Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 61-67. https://doi.org/10.63353/journalfascho.v3i1.206
-
Nostalgianti, C. (2020). Teacher’s strategies and classroom management techniques in teaching English at SMP Inklusi Tpa Jember. Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal, 4(1). https://doi.org/10.31539/leea.v4i1.1417 DOI: https://doi.org/10.31539/leea.v4i1.1417
-
Prahmana, R. C. (2021). Single Subject Research (teori dan implementasinya: suatu pengantar). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689-1699.
-
Praminta, A., D., & Christiana, E. (2014). Pengaruh Kegiatan Menggunting Pola Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini Kelompok B Di Tk Islam Qoshrul Ubudiyah. Paud Teratai, 3(3).
-
Putri, E. D. A., Wahyuno, E., Susilawati, S. Y., & Ummah, U. S. (2021). Keefektifan permainan playdough terhadap kemampuan motorik halus autis. Jurnal Ortopedagogia, 7(2), 97-104. http://dx.doi.org/10.17977/um031v7i22021p97-104 DOI: https://doi.org/10.17977/um031v7i22021p97-104
-
Rasid, J., Wondal, R., & Samad, R. (2020). Kajian tentang kegiatan cooking class dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Cahaya Paud, 2(2), 384074. https://doi.org/10.33387/cahayapd.v2i2.2041 DOI: https://doi.org/10.33387/cp.v2i1.2041
-
Rochmah, M. W., Dwilestari, R., & Utami, P. (2024). Pengaruh Merajut (Crochet) terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Autisme Kelas 3–6 di SLB Negeri Sragen. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 7851-7857. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.32775
-
Rosyada, N., & Solehsi, V. (2022). Peranan permainan bagi perkembangan fisik motorik bagi anak pendidikan dasar. Pijar: jurnal pendidikan dan pengajaran, 1(1), 31-39. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i1.70 DOI: https://doi.org/10.58540/pijar.v1i1.70
-
Sa'adah, L., & Mufid, A. (2022). Implementasi model bermain konstruktif dengan media balok untuk meningkatkan kognitif anak. Journal of Industrial Engineering & Management Research, 3(1). https://doi.org/10.7777/jiemar.v3i1.296
-
Safitri, L. (2022). Perkembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini 5-6 Tahun melalui Kegiatan Memegang Pensil. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(2), 492-502. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1441 DOI: https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1445
-
Sunanto, J. (2005). Pengantar penelitian dengan subyek tunggal. CRICED Univesrsity of Tsukuba.
-
Ulandary, Y., & Shodiq, M. (2023). Melatih Motorik Halus Anak Autis Melalui Terapi Bermain. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 19(1), 54-60. https://doi.org/10.21831/jpk.v19i1.57403 DOI: https://doi.org/10.21831/jpk.v19i1.57403
-
Utami, R. A. R., Mufida, F., Dewi, A., Panjaitan, N. P., & S, D. P. (2024). Permainan plastisin terhadap motorik halus siswa autis. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 6(4), 451–458. https://doi.org/10.61227/arji.v6i4.241 DOI: https://doi.org/10.61227/arji.v6i4.241
-
Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan belajar pada anak usia dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 159-176. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.257 DOI: https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.257
-
Wahyuningsri, W., Yudiernawati, A., & Meylia, M. (2017). Stimulasi Perkembangan Motorik Halus pada Anak Todler. Jurnal Keperawatan Terapan, 3(1), 50–55. https://doi.org/10.31290/jkt.v(3)i(1)y(2017).page:50-55 DOI: https://doi.org/10.31290/jkt.v(3)i(1)y(2017).page:50-55
-
Wulandari, A., & Bachtiar, M. Y. (2021). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Penggunaan Permainan Konstruktif pada Taman Kanak-kanak. Tematik, 5(1), 7-14. https://doi.org/10.26858/tematik.v5i1.19708 DOI: https://doi.org/10.26858/tematik.v5i1.19708
-
Yatri, I., & Amini, N. (2022). Penerapan permainan balok dalam mengembangkan kecerdasan visual spasial anak usia dini. Jurnal El-Audi, 3(2), 91-105. https://doi.org/10.56223/elaudi.v3i2.51 DOI: https://doi.org/10.56223/elaudi.v3i2.51
-
Yus, A. (2013). Bermain sebagai kebutuhan dan strategi pengembangan diri anak. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 8(2), 153–158. https://doi.org/10.21009/JIV.0802.9 DOI: https://doi.org/10.21009/JIV.0802.9
-
Zega, R. F. W (2023). Manfaat penggunaan permainan edukatif dalam pembelajaran anak usia dini. PAUD: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 53–64. https://doi.org/10.35719/preschool.v4i2 DOI: https://doi.org/10.35719/preschool.v4i2.108
