Energi Panas Bumi Dalam Perspektif Lingkungan Dan Pembangunan Sosial Di SMA Nurul Hasan Tawa Di Kecamatan Bacan Timur Tengah

Authors

  • Rodi Sipondak Universitas Nurul Hasan Bacan Author
  • Vicklan Lakoruhut Universitas Nurul Hasan Bacan Author
  • Samsul Hadi Universitas Nurul Hasan Bacan Author

DOI:

https://doi.org/10.59435/jiss.v4i3.746

Keywords:

energi panas bumi, literasi energi, potensi lokal, pendidikan lingkungan

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi panas bumi yang sangat besar karena berada pada jalur Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Salah satu daerah yang memiliki potensi tersebut adalah Desa Tawa, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa peserta didik di SMA Nurul Hasan Bacan Tawa masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai potensi dan pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi terbarukan. Selama ini, pembelajaran di sekolah lebih banyak berfokus pada konsep-konsep umum sehingga belum memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber belajar yang kontekstual. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik belum mampu menghubungkan materi yang dipelajari dengan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi energi panas bumi, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat pemahaman peserta didik tentang pentingnya energi terbarukan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Maret 2026 di SMA Nurul Hasan Bacan Tawa dengan melibatkan 32 peserta yang terdiri atas 26 siswa dan 6 guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, observasi, dan evaluasi menggunakan angket. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar energi panas bumi, potensi panas bumi di Indonesia dan Desa Tawa, manfaat energi panas bumi sebagai energi terbarukan, serta kontribusinya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta didik mengenai potensi energi panas bumi di daerahnya. Peningkatan tersebut terlihat dari partisipasi peserta yang lebih aktif selama diskusi, kemampuan mengaitkan konsep energi terbarukan dengan kondisi lingkungan sekitar, serta tumbuhnya kesadaran untuk menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat pembelajaran kontekstual melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mengembangkan pendidikan berbasis potensi lokal. Dengan demikian, sosialisasi energi panas bumi berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi energi, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, dan mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan di kalangan generasi muda.

Indonesia has enormous geothermal energy potential due to its location along the Pacific Ring of Fire. One of the regions with this potential is Tawa Village, East Central Bacan District, South Halmahera Regency. However, preliminary observations revealed that students at SMA Nurul Hasan Bacan Tawa had limited understanding of the potential and utilization of geothermal energy as a renewable energy source. Learning activities at the school have primarily focused on general theoretical concepts and have not optimally integrated local potential as a contextual learning resource. Consequently, students have not been able to relate the knowledge acquired in the classroom to the natural resources available in their surrounding environment. This Community Service Program aimed to enhance students' geothermal energy literacy, foster environmental awareness, and strengthen their understanding of the importance of renewable energy in supporting sustainable development. The program was conducted on March 23, 2026, at SMA Nurul Hasan Bacan Tawa and involved 32 participants, consisting of 26 students and 6 teachers. The program employed a participatory-educational approach through preparation, material presentation, interactive discussions, question-and-answer sessions, observations, and questionnaire-based evaluations. The learning materials covered the basic concepts of geothermal energy, geothermal potential in Indonesia and Tawa Village, the benefits of geothermal energy as a renewable energy source, and its contribution to environmental conservation and sustainable development. The results demonstrated an improvement in students' knowledge and understanding of the geothermal energy potential in their region. This improvement was reflected in more active participation during discussions, a greater ability to relate renewable energy concepts to their local environment, and increased awareness of the importance of protecting and utilizing natural resources responsibly. Furthermore, the program strengthened contextual learning through collaboration between the university and the school in developing education based on local potential. Therefore, local potential-based geothermal energy outreach can serve as an effective strategy for improving energy literacy, promoting environmental awareness, and supporting sustainable development among young generations.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, Z. (2019). Pendidikan Lingkungan Hidup. Jakarta: Bumi Aksara. Tersedia pada: https://bumiaksara.id

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. Tersedia pada: https://us.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book246125

IEA (International Energy Agency). (2022). World Energy Outlook 2022. Paris: IEA. Tersedia pada: https://www.iea.org/reports/world-energy-outlook-2022

Indrawati, E. (2018). Literasi lingkungan dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan Lingkungan,6(1), 27. https://www.researchgate.net/publication/365077987-Penumbuhan_Literasi_Lingkungan_di_Sek olah_Dasar

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). (2021). Energi Panas Bumi Indonesia. Jakarta: ESDM. Tersedia pada: https://www.esdm.go.id

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Los Angeles, CA: Sage Publications. Tersedia pada: https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book246128

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Tersedia pada:

Widyastuti, N. L., & Nugroho, H. (2020). Dampak Covid-19 terhadap industri minyak dan gas bumi: Rekomendasi kebijakan untuk Indonesia. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 4(2), 166–176. https://doi.org/10.36574/jpp.v4i2.116

Sudjana, N. (2017). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo. Tersedia pada: https://www.sinarbarualgensindo.com

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta. Tersedia pada: https://www.alfabeta.co.id

Suparno, P. (2015). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius. Tersedia pada: https://kanisiusmedia.co.id

UNESCO. (2017). Education for Sustainable Development Goals: Learning Objectives. Paris: UNESCO Publishing. Tersedia pada: https://www.unesco.org/en/articles/education- sustainable-development-goals-learning-objectives

Published

28-10-2026

How to Cite

Energi Panas Bumi Dalam Perspektif Lingkungan Dan Pembangunan Sosial Di SMA Nurul Hasan Tawa Di Kecamatan Bacan Timur Tengah. (2026). Journal Of Indonesian Social Society (JISS), 4(3), 119-129. https://doi.org/10.59435/jiss.v4i3.746