Peran Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Pengelolaan Sampah Terhadap Nilai Ekonomi Kopi Di Desa Sait Buttu

Authors

  • Nabila Mutia Syifa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Tri Inda Fadhila Rahma Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Dinda Alya Nazwa. S Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Gilang Ramadhan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author
  • Nadia Sari S.W Universitas Islam Negeri Sumatera Utara image/svg+xml Author

DOI:

https://doi.org/10.59435/jiss.v4i3.890

Keywords:

Nabila Mutia Syifa, Tri Inda Fadhila Rahma, Dinda Alya Nazwa. S, Gilang Ramadhan, Nadia Sari S.W

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Corporate Social Responsibility (CSR) Starbucks dalam pengelolaan sampah serta keterkaitannya dengan nilai ekonomi kopi di Desa Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengurus bank sampah, petani kopi, dan perangkat desa yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap program CSR serta pengelolaan sampah di wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR Starbucks berperan sebagai pendorong awal dalam meningkatkan perhatian masyarakat terhadap persoalan sampah di lingkungan perkebunan kopi melalui pembinaan, pemberian dorongan, serta dukungan terhadap penguatan Bank Sampah Desa Sait Buttu. Dukungan tersebut berkaitan dengan perubahan praktik masyarakat, terutama berkurangnya kebiasaan membakar sampah plastik di lahan pertanian dan meningkatnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan perkebunan. Perubahan praktik tersebut kemudian berkaitan dengan meningkatnya pemahaman masyarakat bahwa kebersihan lingkungan merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas kopi. Dari aspek ekonomi, informan menyampaikan adanya peningkatan harga cherry kopi dari sekitar Rp4.000 menjadi Rp15.000–Rp20.000 per kilogram. Namun, perubahan harga tersebut tidak dapat dinyatakan sebagai akibat langsung CSR Starbucks karena nilai jual kopi dipengaruhi oleh berbagai faktor lainnya. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa peran CSR Starbucks pada tingkat desa tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga mendorong perubahan praktik masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan perhatian terhadap kualitas dan keberlanjutan ekonomi komoditas kopi.

This study aims to analyze the role of Starbucks’ Corporate Social Responsibility (CSR) in waste management and its relationship with the economic value of coffee in Sait Buttu Saribu Village, Pamatang Sidamanik District, Simalungun Regency. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews with waste bank managers, coffee farmers, and village officials selected purposively based on their involvement in CSR programs and waste management practices. The findings indicate that Starbucks’ CSR serves as an initial driver in increasing community awareness of waste issues in coffee plantation areas through mentoring, encouragement, and support for strengthening the Sait Buttu Village Waste Bank. This support is associated with changes in community practices, particularly a reduction in plastic waste burning on agricultural land and increased attention to plantation cleanliness. These changes are also associated with greater awareness that environmental cleanliness contributes to maintaining coffee quality. From an economic perspective, informants reported an increase in coffee cherry prices from approximately IDR 4,000 to IDR 15,000–20,000 per kilogram. However, this increase cannot be attributed directly to Starbucks’ CSR because coffee prices are influenced by various other factors. Overall, Starbucks’ CSR contributes not only to environmental awareness but also to changes in community practices related to coffee quality and economic sustainability.

3 5

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aulia, A. R., & Hermansah, T. (2023). Peran Bank Sampah Tri Alam Lestari dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan. Jurnal Kommunity Online, 3(2), 117–144. https://doi.org/10.15408/jko.v3i2.30916

Aulia, M., & Parlindungan, D. R. (2022). Strategi Corporate Social Responsibility Starbucks Indonesia dalam Mengedukasi Para Petani Kopi melalui Program Art In A Cup. Jurnal Mahasiswa Institut Teknologi Dan Bisnis Kalbis, 8(3), 3079–3087.

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik kopi Indonesia. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/11/29/d748d9bf594118fe112fc51e/statistik-kopi-indonesia-2023.html

Carroll, A. B. (1991). The pyramid of corporate social responsibility: Toward the moral management of organizational stakeholders. Business Horizons, 34(4), 39–48. https://doi.org/10.1016/0007-6813(91)90005-G

Eben Ezher Pakpahan & Afrizal. (2020). Pengaruh Program Corporate Social Responsibility (CSR) Starbucks terhadap sosial ekonomi petani kopi di Karo Sumatera Utara. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7, 1–16.

Elkington, J. (1998). Cannibals with forks: The triple bottom line of 21st century business. New Society Publishers.

Rahmah, S. P., Koestoer, R. H. L., & Yusuf, R. (2024). Penerapan Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan Manajemen Pengelolaan Sampah Perkotaan : A Systematic Literature Review. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan, 5(2), 189–197. https://doi.org/10.25077/jk3l.5.2.189-197.2024

Rian Yaitsar Chaniago. (2023). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA BANK SAMPAH DI INDONESIA. Jukung Jurnal Teknik Lingkungan, 9(1), 107–115. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.20527/jukung.v9i1.17432

Saragih, J. R. (2019). Pendapatan dan Nilai Tambah Pengolahan Primer Kopi Arabika di Desa Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Journal of Regional and Rural Development Planning, 3(1), 1. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2019.3.1.1-10

Siadari, U., Jamhari, J., & Masyhuri, M. (2020). Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Arabika di Kabupaten Simalungun. Jurnal Kawistara, 10(1), 32. https://doi.org/10.22146/kawistara.41703

Sitinjak, W., Siadari, M., Sihaloho, A. N., Buran, R. S., & Dinda, S. (2023). ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN PETANI KOPI ARABIKA. IX(1), 71–80.

Starbucks Coffee Company. (2024). C.A.F.E Practices: Etika perkebunan kami. Starbucks At Home. https://www.starbucksathome.com/id/id-id/artikel/cafe-practices

Sudirman, H., Nurmalina, R., & Suprehatin. (2021). Dampak standar keberlanjutan terhadap pendapatan usaha tani kopi: Kasus program cafe practices di Kabupaten Enrekang. Jurnal Agro Ekonomi, 39(2), 131–152.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R &Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D.Bandung:Alfabeta. In Bandung:Alfabeta.

Tri Nadia Utami. (2024). ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN KOPI ARABIKA DI DESA SAIT BUTTU SARIBU KECAMATAN PEMATANG SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN. Universitas Medan Area.

Published

28-10-2026

How to Cite

Peran Corporate Social Responsibility (CSR) Dalam Pengelolaan Sampah Terhadap Nilai Ekonomi Kopi Di Desa Sait Buttu. (2026). Journal Of Indonesian Social Society (JISS), 4(3), 224-232. https://doi.org/10.59435/jiss.v4i3.890