Published: 08-05-2024

Pengaruh Aplikasi Makanan Bergizi Seimbang Pencegah Stunting Balita Menggunakan Metode Dempster Shafer Dan Naive Bayes

Nova Syarlaila
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Royal
Indonesia
Author
Dewi Maharani
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Royal
Indonesia
Author
Yori Apridonal M
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Dan Komputer Royal
Indonesia
Author
500 views 363 downloads

Abstract

Stunting yaitu kekurangan gizi menahun atau kronis yang dapat terlihat pada tinggi badan balita lebih pendek dari balita seusianya. Pravelensi balita yang terjangkit stunting secara nasional sebesar 37,6 persen (2007) dan mengalami penurunan menjadi 35,8 persen (2010). Namun meningkat kembali menjadi 37,2 persen (2013) dan menurun kembali menjadi 29,9 persen (2018). Data tersebut menunjukkan pravelensi stunting yang tidak menentu. Banyak faktor yang mempengaruhi stunting khususnya pengetahuan orang tua mengenai mengenai gizi seimbang pencegah stunting. Pencegahan stunting perlu dilakukan dengan pemantauan status gizi secara berkala dan pemenuhan gizi seimbang Balita. Berdasarkan penelitian tersebut, maka dilakukan pemberian makanan bergizi seimbang pencegah Stunting dan sistem pakar deteksi dini stunting dengan sistem pakar. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Dempster Shafer dapat mendeteksi stunting balita lebih baik dengan akurasi  90% dibandingkan metode Naive Bayes dengan akurasi 75%. Aplikasi ini bertujuan membantu menurunkan angka stunting balita yang masih menjadi masalah saat ini.

Keywords

balita dempster shafer deteksi stunting naive bayes sistem pakar

Views & Downloads Statistics (Last 12 Months)

Monthly performance and trends of article views and downloads
views: 500 downloads: 363

References

12 References
Bibliography and cited literature of the article
  1. [1]
    E. Friska and H. Andriani, “The Utilization of Android-Based Application as a Stunting Prevention E-Counseling Program Innovation during Covid-19 Pandemic,” J. Matern. Child Heal., vol. 6, no. 5, pp. 323–332, 2022, doi:10.26911/thejmch.2021.06.05.02.
  2. [2]
    R. Maulana, Z. Panjaitan, and A. Alhafiz, “Penerapan Metode Naive Bayes Untuk Mendiagnosa Penyakit Stunting Pada Balita,” J. Sist. Inf. Triguna Dharma (JURSI TGD), vol. 1, no. 4, p. 425, 2022, doi:10.53513/jursi.v1i4.5446.
  3. [3]
    K. Rahmadhita, “Permasalahan Stunting dan Pencegahannya,” J. Ilm. Kesehat. Sandi Husada, vol. 11, no. 1, pp. 225–229, 2020, doi:10.35816/jiskh.v11i1.253.
  4. [4]
    Z. Wardani, D. Sukandar, Y. F. Baliwati, and H. Riyadi, “Sebuah Alternatif: Indeks Stunting Sebagai Evaluasi Kebijakan Intervensi Balita Stunting Di Indonesia,” Gizi Indones., vol. 44, no. 1, pp. 21–30, 2021, doi:10.36457/gizindo.v44i1.535.
  5. [5]
    A. D. Prakoso, A. Azmiardi, G. A. Febriani, and A. Anulus, “Studi Case Control : Pemantauan Pertumbuhan, Pemberian Makan Dan Hubungannya Dengan Stunting Pada Anak Panti Asuhan Di Kota Semarang,” J. Ilmu Kesehat. Bhakti Husada Heal. Sci. J., vol. 12, no. 2, pp. 160–172, 2021, doi:10.34305/jikbh.v12i2.336.
  6. [6]
    A. Rosana, G. Pasek, S. Wijaya, and F. Bimantoro, “Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit pada Manusia dengan Metode Dempster Shafer (Expert System of Diagnosing Skin Disease of Human being using Dempster Shafer Method),” J-Cosine, vol. 4, no. 2, pp. 129–138, 2020, [Online]. Available: http://jcosine.if.unram.ac.id/
  7. [7]
    A. Daracantika, A. Ainin, and B. Besral, “Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak,” J. Biostat. Kependudukan, dan Inform. Kesehat., vol. 1, no. 2, p. 113, 2021, doi:10.51181/bikfokes.v1i2.4647.
  8. [8]
    L. SEKARWATI, “Pengaruh Aplikasi Berbasis Android Ayo Dedis Untuk Peningkatan Pengetahuan Gizi Seimbang Terhadap Stunting Pada Ibu Hamil,” Media Husada J. Nurs. Sci., vol. 3, no. 2, pp. 132–142, 2022, doi:10.33475/mhjns.v3i2.86.
  9. [9]
    E. Darnila, M. Maryana, and M. Azmi, “Aplikasi Klasifikasi Status Gizi Balita Menggunakan Metode Naïve Bayes Berbasis Android,” METHOMIKA J. Manaj. Inform. dan Komputerisasi Akunt., vol. 5, no. 2, pp. 135–141, 2021, doi:10.46880/jmika.vol5no2.pp135-141.
  10. [10]
    A. Wulandari Leksono et al., “Risiko Penyebab Kejadian Stunting pada Anak,” J. Pengabdi. Kesehat. Masy. Pengmaskesmas, vol. 1, no. 2, pp. 34–38, 2021.
  11. [11]
    A. Mubarok, S. Susanti, and N. Imelia, “Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Gangguan Gizi Pada Anak Menggunakan Metode Dempster Shafer,” J. Responsif Ris. Sains dan Inform., vol. 2, no. 1, pp. 53–64, 2020, doi:10.51977/jti.v2i1.203.
  12. [12]
    A. U. Fatemawati1, Nurfalinda2, “Perbandingan Metode Naive Bayes Dan Dempster Shafer Untuk Menentukan Diagnosa Penyakit Pada Kucing,” J. Algoritm., vol. 1, no. 2, pp. 98–112, 2020.

Article Metrics

500
views
363
downloads
Dimensions Citation Badge

Issue

JOCSTEC - Januari

Vol. 2 No. 1 (2024)
Section: Articles
pp. 52-60

How to Cite

[1]
N. Syarlaila, Dewi Maharani, and Yori Apridonal M, Trans., “Pengaruh Aplikasi Makanan Bergizi Seimbang Pencegah Stunting Balita Menggunakan Metode Dempster Shafer Dan Naive Bayes”, Journal Of Computer Science And Technology, vol. 2, no. 1, pp. 52–60, May 2024, doi: 10.59435/jocstec.v2i1.280.

License

Share This Article