Analisis Potensi Dan Dampak Ekowisata Pantai Bohay Kabupaten Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.59435/jimnu.v4i3.714Keywords:
Ekowisata, Pantai Bohay, Potensi, Dampak, SWOTAbstract
Pantai Bohay merupakan salah satu destinasi ekowisata yang berada di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Kawasan ini memiliki berbagai potensi ekowisata yang didukung oleh keindahan panorama pantai, keberadaan terumbu karang, ekosistem mangrove, wisata kuliner berbasis hasil laut, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaannya. Di sisi lain, aktivitas ekowisata juga menimbulkan berbagai dampak yang perlu dikaji sebagai dasar pengembangan kawasan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan dampak ekowisata Pantai Bohay, serta menganalisis strategi pengembangannya menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas pengelola ekowisata Pantai Bohay, masyarakat lokal, dan wisatawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan strategi pengembangan dianalisis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Bohay memiliki potensi ekowisata yang meliputi ekowisata bahari berbasis terumbu karang, panorama pantai dan sunset, ekosistem mangrove, serta wisata kuliner hasil laut. Dampak positif yang ditimbulkan meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, terbukanya lapangan kerja, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi, serta tumbuhnya kesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas tertentu, pengelolaan mangrove yang belum optimal, dan ancaman terhadap ekosistem pesisir. Berdasarkan analisis SWOT, strategi pengembangan diarahkan pada penguatan potensi sumber daya alam dan kelembagaan lokal, peningkatan fasilitas pendukung, pengembangan atraksi ekowisata, serta penguatan upaya konservasi lingkungan.
Bohay Beach is an ecotourism destination located in Binor Village, Paiton District, Probolinggo Regency. The area boasts various ecotourism potentials supported by scenic coastal views, coral reefs, mangrove ecosystems, seafood-based culinary tourism, and local community involvement in its management. However, ecotourism activities also generate impacts that require assessment to inform sustainable area development. This study aims to identify the ecotourism potential and impacts of Bohay Beach and to analyze development strategies using SWOT analysis. This study employs a qualitative approach using a case study design. Research subjects include Bohay Beach ecotourism managers, local community members, and tourists, selected via purposive sampling. Data collection involved observation, semi-structured interviews, and document analysis. Data analysis utilized the Miles and Huberman model—comprising data reduction, data display, and conclusion drawing—while development strategies were analyzed using SWOT. The results indicate that Bohay Beach possesses ecotourism potential including coral reef-based marine ecotourism, coastal scenery and sunsets, mangrove ecosystems, and seafood culinary tourism. Positive impacts include increased community income, job creation, heightened community participation in conservation activities, and growing environmental awareness. Nevertheless, challenges remain, such as limited facilities, suboptimal mangrove management, and threats to the coastal ecosystem. Based on the SWOT analysis, development strategies focus on strengthening natural resource potential and local institutions, upgrading supporting facilities, developing ecotourism attractions, and reinforcing environmental conservation efforts.
Downloads
References
Abrar, Muhammad. “Transplantasi Karang sebagai Salah Satu Upaya Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang.” Oseana 32, no. 1 (2007). Hal 25–33.
Agustiantini, Putu. “Analisis Pengembangan Ekowisata Bahari Di Desa Les Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng.” SISTA : Jurnal Akademisi Dan Praktisi Pariwisata 2, no. 2 (2022): 102–11.
Ali, Mukti, Toha Muslich, dan Prasetya Wahyu Kesuma. “Strategi Pengembangan Ekowisata Bahari Pantai Utara Jawa Timur di Desa Tunggul Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.” (JRPK) Jurnal Riset Perikanan Dan Kelautan 2, no. 1 (2020): 238–48.
______. Panduan Dasar Pelaksanaan Ekowisata. Jakarta: UNESCO Office, 2009. Hal 18.
Andriyanti, Talitha, Farhan Ramadany, dan Moh. Musleh. “Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah melalui Ekowisata Mangrove.” Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) 4, no. 1 (2023). Hal 51–55. DOI: https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19752
Arida, I. N. S.“Ekowisata: Pengertian, Potensi, dan Tantangan Pengembangannya.” Jurnal Destinasi Pariwisata 5(1). 2017. Hal 17–21.
Aswita, Dian, Suleman Samuda, dan Nurlena Andalia. “Strategi Pemanfaatan Komunitas Lokal dalam Mendukung Pengelolaan Ekowisata Bahari Pantai Teupin Layeu Iboih.” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 6(2). 2017. Hal 159–167.
Azhani, Pricillia, Moh. Hasroel Thayib, dan Hadi S. Alikodra. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekowisata Mangrove (Suatu Kajian di Kawasan Hutan Mangrove Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Pantai Timur Surabaya).” Bumi Lestari 19, no. 1 (2019). Hal 22–24. DOI: https://doi.org/10.24843/blje.2019.v19.i01.p03
Bengen, D. G. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Bogor: PKSPL-IPB. 2002. Hal 17.
Butarbutar, Regina Rosita. Ekowisata dalam Perspektif Ekologi dan Konservasi. Bandung: Widina Bhakti Persada. 2021. Hal 14.
Creswell, John W. dan J. David Creswell. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Sixth Edition). California: SAGE Publications, 2023. Hal 12.
Coremap-CTI. Panduan Transplantasi Karang. Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. 2014. Hal 12-15.
Damanik, Janianton dan Helmut F. Weber. Perencanaan Ekowisata dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta: CV Andi Offset, 2006.
Damanik, J., dan H. F. Weber. Perencanaan Ekowisata dari Teori ke Aplikasi. Yogyakarta: PUSPAR UGM dan Andi. 2006. Hal 41.
Darmayasa, Abadi Raksapati, Aisyah Astinadia Siregar, Ayu Minarsi, Sarjiyanto, Andra Juansa, Muliawan Hamdani, Margaretha Wadid Rante, U. Yuyun Triastuti, dan Farid Said. Ekowisata Indonesia; Peluang, Tantangan dan Peran Wisata Alam Untuk Pembangunan Berkelanjutan. Yogyakarta: PT. Star Digital Publishing, 2025. Hal 7.
Dewi, Arya Citra. “Analisis Pengelolaan Ekowisata Pantai Bohay dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Lokal di Desa Binor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.” (Skripsi, UIN KHAS Jember, 2023). Hal 55.
Dimara, Lisiard, dan Agustinus Renyoet. 2020. “Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Kawasan Wisata Bahari Teluk Urfu, Kabupaten Biak Numfor.” Acropora: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua 3(2). Hal 43. DOI: https://doi.org/10.31957/acr.v2i2.1067
Fandeli, C., dan M. Nurdin. Pengusahaan Ekowisata. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2005. Hal 23-25.
Fennell, David. Ecotourism Third Edition. New York: Taylor & Francis e-Library, 2007. Hal 17. DOI: https://doi.org/10.4324/9780203939581
Handayani, Sri dan Yesi Indian Ariska. “Potensi Kawasan Ekowisata dan Strategi Pengembangan Pantai Pandan Wangi di Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu.” Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA), Volume 4, Nomor 4 (2020). Hal 985-1003.
Harianto, Totok dan Abdul Hamid. "Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian di Wisata Pantai Bohay Binor Paiton Probolinggo." Journal of Human and Education. Volume 3, No. 2, Tahun 2023. Hal 20.
Hayat, Muhammad Ama Ridlwan, dan Slamet Muchsin. Pengelolaan Ekowisata Desa. Malang: Inteligensia Media, 2018. Hal 27.
Hendarto, Totok. “Tinjauan; Strategi dan Fungsi Sosial Ekonomi Ekosistem Mangrove di Indonesia.” Seminar Ilmiah Nasional Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia 3 (2023): 142–145.
Hijriati, Emma, dan Rina Mardiana. “Pengaruh Ekowisata Berbasis Masyarakat terhadap Perubahan Kondisi Ekologi, Sosial dan Ekonomi di Kampung Batusuhunan, Sukabumi.” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 2(3). 2014. Hal 146–159. DOI: https://doi.org/10.22500/sodality.v2i3.9422
Insani, Nailul, I Komang Astina, dan Yuswanti Ariani W. Pengantar Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Klaten: PT. Nas Media Indonesia, 2024. Hal 9.
Jannah, Najmatul, Eka Pradita, Linda, Uji Windiatmoko, dan Doni. “Makna Sesaji dan Nilai Pendidikan Karakter pada Tradisi Petik Laut di Desa Binor dalam Perspektif Etnolinguistik.” (Bachelor Thesis, Universitas Islam Majapahit, 2019). Hal 2.
Ketut, I Sudiarta, Yohanes Parlindungan Situmeang, dan Ida Bagus Komang Mahardika. Ekowisata. Surabaya: Penerbit Scopindo Media Pustaka, 2024.
Kimberley, I Gusti Ayu Eka Suwintari, dan I Wayan Restu Suarmana. "Potensi Pantai Bohay Sebagai Daya Tarik Wisata Pantai." Jurnal Pariwisata dan Bisnis, Vol 03 No 7, 2024: 1179-1185. Hal 1181. DOI: https://doi.org/10.22334/paris.v3i7.834
Kusumastanto, T. Reposisi “Ocean Policy” dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia di Era Otonomi Daerah. Orasi Ilmiah Guru Besar. Bogor: Institut Pertanian Bogor. 2002.
Lenaini, Ika. “Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling.” HISTORIS : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah 6, no. 1 (2021): 3–39.
Lestari, Ni Putu Nina Eka, I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra, dan I Nyoman Windu Surya Sidantha. “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Mendukung Ekowisata Bahari Berkelanjutan di Desa Kedonganan, Kabupaten Badung.” Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan 4(3). 2026. Hal 15225. DOI: https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4139
Maula, Inayatul. "Analisis Data Saing Potensi Wisata Pantai Duta dan Pantai Bohay Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo." Skripsi. IAIN Tulungagung. 2020.
Moleong dan Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.
Mubaroq, Husni, Nourma Ulva Kumala Devi, Evi Wulandari Wahyuningsasi, dan Moh. Taufik Khoiril Ikhsan. “Perbaikan Fasilitas Dan Sosialisasi Sadar Wisata Dalam Pengembangan Objek Wisata Pantai Bohay Di Desa Binor Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.” Jurnal Abdi Panca Marga 4, no. 1 (2023): 25–33. DOI: https://doi.org/10.51747/abdipancamarga.v4i1.1135
Mundus, Agsustinus, Makdalena Selviina Irwanti Kwuta, Maria Kapu Fao, Fransiskus X. Roga, dan Kristofel Tonggenai. “Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Tanarawa Kecamatan Waiblama.” Mikroba: Jurnal Ilmu Tanaman, Sains dan Teknologi Pertanian 2(3). 2025. Hal 101. DOI: https://doi.org/10.62951/mikroba.v2i3.537
Musianto, Lukas S. “Perbedaan Pendekatan Kuantitatif dengan Pendekatan Kualitatif dalam Metode Penelitian.” Jurnal Manajemen 4, no. 2 (2002): 123–36.
Nugroho, I. Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2011. Hal 57-60.
Nurazizah, Muhammad Kasnir, dan Asbar. “Analisis Persepsi Dan Strategi Pengembangan Ekowisata Pantai Lemo-Lemo Kelurahan Tanah Lemo Kecematan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba.” Journal of Indonesian Tropical Fisheries 7, no. 1 (2024): 1–13.
Pradhana, Handhikka Daffa Wira, Hadi Endrawati, dan AB Susanto. “Analisis Kesesuaian Ekosistem Lamun Sebagai Pendukung Ekowisata Bahari Pulau Panjang Kabupaten Jepara.” Journal of Marine Research, Vol 10, No.2 Mei 2021. Hal 214. DOI: https://doi.org/10.14710/jmr.v10i2.30118
Pradani, Riski Febri Eka, Ahmad Masyhur, Moh Ali Zainal Abidin, Moh Noer hidayat, dan M kamilul Iman. “Analisis Destinasi Bumdes Binor Tour Café Dan Resto Pantai Bohay Dengan Reservasi Penuh.” Jurnal Bina Bangsa Ekonomika 18, no. 1 (2024): 1242–48.
Purwahita, Anak Agung Ayu Ribeka Martha. Ekowisata Pengembangan Wisata Berkelanjutan. Yogyakarta: Selat Media Patners, 2025. Hal 21.
Putri, Emmita Devi Hari, Atun Yulianto, Dyah Mustika Wardani, dan Lilik Edi Saputro. “Dampak Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Terhadap Ekowisata Berbasis Masyarakat.” Jurnal Ilmiah Pariwisata 27(3). 2022. Hal 317–327. DOI: https://doi.org/10.30647/jip.v27i3.1632
Qurniati, Rommy, Duryat, Machya Kartika Tsani, Indra Gumay Febryano, dan Fitri Hartati. “Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur.” J-Abdipamas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 6(2). 2022. Hal 217–224. DOI: https://doi.org/10.30734/j-abdipamas.v6i2.2065
Rachmadiarazaq. “Analisis Struktur Organisasi Antarlembaga pada Destinasi Ekowisata Mangrove Wonorejo Kota Surabaya.” Warta Pariwisata 20, no. 2 (2022). Hal 83–87. DOI: https://doi.org/10.5614/wpar.2022.20.2.06
Rahmasari, Maudi Fitri, dan I Ketut Atmaja Johny Artha. “Pengelolaan Ekowisata Mangrove sebagai Upaya Community-Based Empowerment di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kota Surabaya.” J+PLUS UNESA 14, no. 1 (2025). Hal 228–231.
Ridlwan, Muhammad Ama, Slamet Muchsin, dan Hayat. “Model Pengembangan Ekowisata dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Lokal.” Jurnal Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review 2, no. 2 (2017). Hal 142-145. DOI: https://doi.org/10.15294/jpi.v2i2.9933
Satria, D. “Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Ekonomi Lokal dalam Rangka Program Pengentasan Kemiskinan di Wilayah Kabupaten Malang.” Journal of Indonesian Applied Economics 3(1). 2009. Hal 37–47. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jiae.2009.003.01.5
Siahaan, Ratna, Regina Rosita Butarbutar, Pience Veralyn Maabuat, Rumondang, Marcy S. Ferdinandus, Parjolo Aritonang, Dwi Rahayu Pujiastuti, Pingkan Krista Mantiri, Alfred O. M. Dima, dan Yuliska Labawo. Ekowisata Bahari. Banjarnegara: PT. Penerbit Qriset Indonesia, 2026. Hal 2.
Suansri, P. Community Based Tourism Handbook. Bangkok: REST Project. 2003. Hal 31-33.
Sugiharni, Gusti Ayu Dessy. “Pengujian Validitas Konten Media Pembelajaran Interaktif Berorientasi Model Creative Problem Solving.” Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 2(2). 2018. Hal 91-92. DOI: https://doi.org/10.23887/jppp.v2i2.15378
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.
Sugiono. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Sulistyo, Agung, David Christyanta, Edy Suharyono, Aneke Rahmawati, Sumiyar Mahanani, Farah Diana Djamil, dan Dwi Agus Kristianto. “Konsep Ecotourism dalam Menciptakan Pariwisata Berkelanjutan (Desa Wisata Patihan).” Warta Pariwisata 21, no. 2 (2023). Hal 35-37. DOI: https://doi.org/10.5614/wpar.2023.21.2.01
Sulistiyo, Urip. Buku Ajar Penelitian Kualitatif. Jambi: Salim Media Indonesia, 2019. Hal 14.
Soemarno. Ekologi Pesisir dan Laut. Malang: Universitas Brawijaya Press. 2010. Hal 77-80.
Sunaryo, Bambang. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: GAVA Media, 2013. Hal 64.
Wafa, M. Choirul. "Pemberdayaan Ekowisata Wilayah Pesisir dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Pantai Sine Desa Kalibatur Kalidawir Tulungagung." Skripsi. IAIN Tulungagung. 2021.
Wahyuningsasi, Evi Wulandari, Siti Marwiyah, dan Husni Mubaroq. “Analisis Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai Bohay Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo,” Jurnal Sospoli Integrati, Vol. 02, No. 04, Maret 2024. Hal 30.
Widyansyah, Lalu Iqra' Annur, I Wayan Suteja, dan Indrapati. “Strategi Pengembangan Kawasan Ekowisata Pantai Pink Desa Sekaroh Lombok Timur.” Journal Of Responsible Tourism, Vol.4, No.1, Juli 2024. Hal 305-309. DOI: https://doi.org/10.47492/jrt.v4i1.3496
Wijaya, Nirmalasari Idha, dan Muhammad Huda. “Monitoring Sebaran Vegetasi Mangrove yang Direhabilitasi di Kawasan Ekowisata Mangrove Wonorejo Surabaya.” Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis 10, no. 3 (2018). Hal 691–695 DOI: https://doi.org/10.29244/jitkt.v10i3.21271
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fina Rofahiyatul Ma’lunah, Wiwin Maisyaroh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















