Strategi Adaptasi Tradisi Sihali Aek Sebagai Kearifan Lokal Di Era Modernisasi Di Desa Tipang

Authors

  • Donfordtigo Manalu Universitas Negeri Medan
  • Zanrison Naibaho Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.59435/jipnas.v3i3.308

Keywords:

Tradisi Sihali Aek

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi dan nilai-nilai dalam tradisi Sihali Aek, menelusuri faktor-faktor penghambat dalam implementasi tradisi Sihali Aek di era modernisasi, dan menganalisis strategi adaptasi masyarakat Desa Tipang dalam menjaga keberlanjutan tradisi Sihali Aek di tengah arus modernisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilakukan di Desa Tipang. Data diperoleh melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan 11 informan yang terdiri dari Raja Napitu, anggota Sihali Aek, masyarakat setempat, generasi muda dan Kepala POKDARWIS serta dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Sihali Aek merupakan sistem pengelolaan irigasi tradisional yang berusia lebih dari 200 tahun yang diimplementasikan melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu Pertemuan Bolon Raja Napitu, Ritual Mangallang Indahan Siporhis, Marsirimpa Sihali Aek, dan diakhiri dengan kegiatan Manabar. Nilai-nilai yang terkandung meliputi nilai marsirimpa (kerja sama timbal balik), nilai keadilan, nilai keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, serta nilai kepemimpinan. Faktor penghambat utama adalah pergeseran praktik ritual akibat sinkretisme agama, diversifikasi ekonomi, dan kesenjangan generasi dalam pemahaman dan minat terhadap tradisi Sihali Aek. Strategi adaptasi meliputi penafsiran ulang makna dengan menghubungkannya dengan isu-isu lingkungan kontemporer, sinkretisme agama melalui penggantian ritual animisme dengan doa-doa Kristen, integrasi dengan sektor pariwisata sebagai daya tarik budaya dan paket wisata, serta pembentukan jaringan kolaboratif dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394

Afentina, McShane, P., & Wright, W. (2020). Ethnobotany, rattan agroforestry, and conservation of ecosystem services in Central Kalimantan, Indonesia. Agroforestry Systems, 94(2), 639–650.

Alfiansyah, M. R. P. (2025). Menjaga Warisan Budaya Identitas Nasional Dalam Konteks Modern. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(6). https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/download/16031/5157/

Alhamid, T., & Anufia, B. (2019). Resume: Instrumen Pengumpulan Data. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong.

Anwar, K. (2019). Oral Tradition (Literature): Conservation of Ecology and Promotion of Tourism Destination. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 1(1). https://doi.org/10.25077/majis.1.1.3.2019

Astrini, N. N. R. (2025). Dampak Modernisasi Terhadap Ketahanan Budaya Masyarakat Adat. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1270–1275. https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/edusociety

Christianto, A. E. A., Naryoso, A., & Rahardjo, T. (2024). Adaptasi Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Migran Permanen Dengan Masyarakat Lokal Di Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Interaksi Online, 12(3), 241–258. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/45113

Guarnaccia, P. J., & Hausmann-Stabile, C. (2016). Acculturation and its discontents: A case for bringing anthropology back into the conversation. Sociology and Anthropology (Alhambra, Calif.), 4(2), 114. https://doi.org/10.13189/sa.2016.040209

Hanik, U., & Khamidah, N. (2022). Ekoteologi Masyarakat Lombok Dalam Tradisi Bau Nyale. Literasi Nusantara Abadi. https://repository.iainkediri.ac.id/id/eprint/819

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Wal Ashri Publishing.

Harini, R., Aulia, D. N., Ningrum, E. C., Hanifah, K., Fitria, L., & Dewanti, T. (2021). Kearifan Lokal Pertanian, Permasalahan, Dan Arahan Strategi Dalam Pengelolaan Pertanian Di Desa Sembungan. Majalah Geografi Indonesia, 34(2), 125. https://doi.org/10.22146/mgi.32310

Hartanto, D. (2023). Ragam Kearifan Lokal Budaya Dan Tradisi Lisan.

Harvina, H., Hermaliza, E., Liyansyah, M., & Lumbantoruan, G. (2022). Tradisi Sihali Aek di Desa Tipang.

Hasanah, H. (2017). Teknik-Teknik Observasi. (Sebuah Altenatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial). At-Taqaddum, 8(1), 21–46. https://doi.org/10.21580/at.v8i1.1163

Husna, H., Indriani, M., Mukarromah, M., & Khaliq, R. (2022). Nilai nilai kearifan lokal generasi millenial di Kota Banjarmasin. Al-Hiwar Jurnal Ilmu Dan Teknik Dakwah, 10(1), 29–37. https://doi.org/10.18592/al-hiwar.v10i1.6935

Kaharuddin, K. (2021). Kualitatif: Ciri dan Karakter Sebagai Metodologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i1.4489

Kameswari, D., & Yusup, M. (2020). Kearifan Lokal Bercocok Tanam Pada Masyarakat Pedalaman Suku Baduy. In SINASIS (Seminar Nasional Sains) (Vol. 1, Issue 1).

Kinanti, A. B., & Tjahjono, T. (2020). Dimensi Kearifan Lokal Masyarakat Sumba Dalam Novel Melangkah Karya. Bapala, 9, 16–30.

Kurniasari, D. A., Cahyono, E. D., & Yuliati, Y. (2018). Kearifan Lokal Petani Tradisional Samin di Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora. Habitat, 29(1), 33–37. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2018.029.1.4

Lubis, H. V. (2020). Cooperation Values On Sihali Aek Tradition In Toba Community Of Humbang Hasundutan. Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6(2). https://doi.org/10.36869/pjhpish.v6i2.144

Manan, A. (2021). Metode penelitian etnografi. Aceh Po Publishing.

Muharam, H., Gursida, H., Daryono, D., Ramdan, M., & Hasyim, W. (2023). Kasepuhan Ciptagelar: Kebudayaan tradisional di Gelar Alam, Sukabumi, Indonesia. Journal of Community Service and Engagement, 3(6), 14–23. https://doi.org/10.9999/jocosae.v3i6.193

Nababan, K., & Marpaung, M. E. (2024). Metode Penelitian Kualitatif Bidang Pendidikan: Konsep Dan Aplikasi. Penerbit Tahta Media.

Newscorner.id. (2021). Desa Wisata Tipang di Humbahas, Satu dari 50 Desa Wisata Indonesia Terbaik 2021. https://newscorner.id/desa-wisata-tipang-di-humbahas-satu-dari-50-desa-wisata-indonesia-terbaik-2021/

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 1, 16–31. https://doi.org/10.14710/gk.2018.3580

Nurlaila, N. (2025). Eksistensi Tradisi Maccera Manurung dalam Pelestarian Budaya Lokal di Desa Limbuang Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang. IAIN Parepare.

Rivaldi, M. D., & Yulifar, L. (2025). Tradition And Modernity: An Ethnographic Study Of The Adaptation Of The Ciptagelar Traditional Village Community In The Era Of Globalization. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 9(3), 863–871. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i3.5400

Rosaliza, M., Asriwandari, H., & Indrawati. (2020). Field Work : Etnografi dan Etnografi Digital. Jurnal Ilmu Budaya, 20(1), 74–103. https://doi.org/10.31849/jib.v20i1.15887

Sapphira, R. N. (2023). Titik Temu Tradisi dan Modernisasi: Adaptasi Kultural Pelestarian Wayang Kulit di Era Digital. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya, 8(2), 75–92. https://doi.org/10.24114/antro.v8i2.41500

Seran, M. Y., Hutagalung, S., Rudiyanto, R., Sandrio, L., & Rostini, I. A. (2023). Analisis Konsep 3A (Atraksi, Amenitas, Aksebilitas) Dalam Perencanaan Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat: (Studi Kasus : Desa Umatoos, Kabupaten Malaka). Jurnal Penelitian Terapan Mahasiswa, 1(1), 27–42. https://doi.org/10.53050/jptm.v1i1.18

Siahaan, O. G., & Silaban, I. (2022). Pengembangan Destinasi Agrowisata di Desa Tipang dengan Memanfaatkan Kearifan Lokal Sebagai Daya Tarik Wisata Desa Tipang. Journal of Social Interactions and Humanities, 1(2), 83–96. https://doi.org/10.55927/jsih.v1i2.842

Sibarani, R., & Sinulingga, J. (2022). Rekonstruksi Cerita Rakyat Geosite Geopark Toba Humbang Hasundutan Tapanuli Utara: Kajian Tradisi Lisan. Jurnal Basataka (JBT), 5(2), 220–230. https://doi.org/https://doi.org/10.36277/basataka.v5i2.183

Situmorang, I. (2021). Tradisi Sihali Aek Bagi Masyarakat Desa Tipang Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan. Ecodunamika, 4(1). https://ejournal.uksw.edu/ecodunamika/article/view/4869

Soeriadiredja, P. (2016). Catatan Lapangan Dalam Penelitian Etnografi. Simdos Universitas Udayana.

Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.55

Suryani, I., Bakiah, H., & Isnaeni, M. (2020). Strategi Public Relations PT Honda Megatama Kapuk Dalam Customer Relations. Jurnal Komunikasi, 11(2), 101–110. https://doi.org/10.31294/jkom

Susanto, N. N., Yogi, I. B. P. P., Sulistiyo, R. B., Wulandari, F., & Restiyati, D. W. (2020). Pelestarian Tinggalan Arkeologi Di Tanjungredeb: Kontestasi Antara Praktik Dan Regulasi. Naditira Widya, 14(1), 65–82. https://doi.org/10.24832/nw.v14i1.414

Published

2025-12-28

How to Cite

Strategi Adaptasi Tradisi Sihali Aek Sebagai Kearifan Lokal Di Era Modernisasi Di Desa Tipang. (2025). Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS), 3(3), 32-40. https://doi.org/10.59435/jipnas.v3i3.308

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.