Merancang Pembelajaran Sejarah Yang Menarik Dan Bermakna: Strategi Perencanaan Efektif
DOI:
https://doi.org/10.59435/jipnas.v3i1.327Keywords:
Strategi, Pembelajaran , EfektifAbstract
Pembelajaran sejarah yang menarik dan bermakna menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik. Artikel ini menyajikan strategi perencanaan pembelajaran sejarah yang efektif untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa. Penerapan strategi ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam merancang pembelajaran sejarah yang menarik, bermakna dan efektif bagi siswa. Dengan cara ini, siswa dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang peristiwa, tokoh dan proses sejarah, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, artikel ini juga menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan politik dalam pembelajaran sejarah. Dengan memahami konteks ini, pendidik dapat membantu siswa mengembangkan perspektif yang lebih luas dan kritis terhadap peristiwa sejarah. Lebih lanjut, artikel ini menyoroti peran teknologi digital dalam memperkaya pembelajaran sejarah. Integrasi teknologi, seperti sumber daya digital, simulasi, dan alat visualisasi, dapat membantu siswa memahami kompleksitas sejarah dan mengembangkan keterampilan abad ke-21.
Downloads
References
Hasan, S., H. 2003. “Kurikulum Sejarah Dan Pendidikan Sejarah Lokal. Makalah Pada Seminar Nasional Kurikulum Berbasis Kompetensi”. Bandung: UPI
Priansa, J. D. 2015). “Manajemen Peserta Didik Dan Model Pembelajaran”. Bandung : Alfabeta.
Muchith, S. (2008). Pembelajaran Kontekstual. Semarang : Ra SAILL Media Grup.
Komalasari, K. (2010). “Pembelajaran Kontekstual, Konsep dan Aplikasi”. Bandung : Refika Aditama.
Sanjaya. W. 2006. “Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan”. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian. Bandung : Gramedia
Abbit, J.T. (2011). Measuring Technological Pedagogical Content Knowledge in Preservice Teacher. Education: A Review of Curent Methodes and Instrumens.
M.E. Kakok Koerniantono. 2018. Strategi Pembelajaran. Malang: STP
Janawi. “Memahami Karakteristik Peserta Didik dalan Proses Pembelajaran”, dalam Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 6, No. 2, 2019, hlm 78.
Opan Arifudin. “Peran Guru dalam Upaya Pengembangan Bakat dan Minat Peserta Didik”, dalam Jurnal Al-Amar, Vol. 3, No. 1, 2022, hlm 13.
Marzoan. “Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Di Sekolah Dasar”, dalam Jurnal Renjana Pendidikan Dasar Vol. 3 No. 2. 2023, hlm 114.
Depdiknas. (2003). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL). Jakarta : Ditjen Dikdasmen.
Ahmad Taufik. “Analisis Karakter Peserta Didik”, dalam Jurnal el-Ghiroh, Vol. 16, No. 1, 2019, hlm 3.
Iin Nurbudiyani. “ Pelaksanaan Pengukuran Ranah Kognitif, Afektif, Dan Psikomotor Pada Mata Pelajaran Ips”, dalam Jurnal interior, Vol. 13, No. 1, 2013, hlm 89.
Trianto. 2014. “Model Pembelajaran Terpadu Konsep Strategi dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan”, Jakarta PT: Bumi Aksara.
ghofur. “Pembelajaran Sejarah Menjadi Bermakna Dengan Pendekatan Kontektual” Dalam Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Humaiora, Vol. 2, No. 2, Desember 2019, hlm 122.
Uprijono, A. 2010. Model Pembelajaran.Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Yeni Asmara.” Pembelajaran Sejarah Menjadi Bermakna Dengan Pendekatan Kontektual” dalam Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 2, No. 2, 2019, hlm 118.
mulyasa. “Perencanaan Sejarah Menjadi Bermakna Dengan Pendekatan Kontektual,”, dalam Jurnal Peendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, Vol. 2, No. 2, 2019, hlm 106-120.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Ahmat G Hulopi, Fahrul Frayogi, Moh. Fahri Magau, Gobang, Husein Abdul Hamid, Ryan Hidayat Talib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












